Teknologi Layanan Jaringan kelas XII BAB 1 dan BAB 2
Halo Perkenalkan Saya FERRI SATYA NUGRAHA dari Kelas XII TKJ 1 SMK Negeri 4 Kendal,
Pada Blog kali ini saya akan membagikan Materi Bab 1 dan Bab 2 tentang :
1. Menerapkan Konfigurasi Ekstensi dan Dial Plan Server Softswitch
2. SIP (Session Initiation Protocol)
BAB 1 :
Menerapkan Konfigurasi Ekstensi dan Dial Plan Server Softswitch
Suatu signalling protocol pada layer aplikasi yang berfungsi untuk membangun,
memodifikasi, dan mengakhiri suatu sesi multimedia yang melibatkan satu atau beberapa
pengguna. Sesi multimedia adalah pertukaran data antar pengguna yang dapat meliputi suara,
video, dan text. SIP tidak menyediakan layanan secara langsung, tetapi menyediakan pondasi
yang dapat digunakan oleh protokol aplikasi lainnya untuk memberikan layanan yang lebih
lengkap bagi pengguna, misalnya dengan
Fitur extention ini berkaitan dengan account pada
IPPBX. Penambahan, penghapusan dan pergantian data-data account dapat dilakukan di sini.
Setiap account yang ditambahkan di sini berlaku sebagai extension IPPBX. Dapat dikatakan
bahwa extension adalah user yang akan menggunakan layanan Briker. Berikut adalah cara
untuk melakukan konfigurasi Extensions
1. Pilih Extensions pada menu IPPBXAdministration
2. Pilih AddExtensions
3. Pilih Protocol yang akan digunakan, SIP, IAX2, ZAP atau Custom.
SIP adalah protocol VoIP yang menggunakan port 5060UDP IAX2 protocol VoIP yang
menggunakan port 4569UDP ZAP adalah port pada device card analog atau digital custom
digunakan untuk extension yang menggunakan protokol selain SIP dan IAX2, contohnya
H323. Lalu tekan submit
Setelah itu akan muncul menu untuk menambahkan extension seperti di bawah ini
Display Name: Dheka
User Extensions: Nomor extension, misal 1001.
Biasanya hanya numeric.
Display Name: Nama yang akan digunakan sebagai Caller ID ketika melakukan
panggilan
Secret: Password yang digunakan user untuk proses otentikasi saat registrasi extension
pada UserAgent
Setelah itu tekan Submit.
B. Konfigurasi Zaptel
Zaptel adalah kumpulan tools dan driver yang mendeteksi perangkat keras berupa
kartu teleponi analog dan digital yang terpasang pada slot PCI atau mini-PCI. Kartu teleponi
tersebut digunakan untuk menghubungkan Briker dengan jaringan Plain Old Telephony
System (POTS) atau dengan telepon analog. Contoh, menghubungkan Briker dengan PBX
Menerapkan Konfigurasi Ekstensi dan Dial Plan Server Softswitch 5
analog memerlukan kartu teleponi analog.
melakukan konfigurasi zaptel.
1. Lakukan console login
Instalasi ini membutuhkan root privileges,
login sebagai root dengan menjalankan
perintah:
$ sudo suLalu jalankan perintahgenzaptelconf
#genzaptelconf
2. Untuk memeriksa apakah zaptel sudah berhasil mendeteksi, periksa
dengan menjalankan perintah ztcfg-vvv
# ztcfg-vvv
Setelah itu restart zaptel, dengan menjalankan perintah sebagai
berikut:
# /etc/init.d/
zaptelrestart
C. Trunking
Trunking dalam jaringan telekomunikasi berarti menghubungkan satu sentral dengan
sentral telepon lainnya. Pada Briker hal tersebut tidak jauh berbeda. Briker sudah menyediakan
tools untuk mengkonfigurasi perangkat keras telepon tersebut melalui zaptel.
Berikut cara untuk melakukan konfigurasi zaptel.
a. Lakukan consolelogin
b. Instalasi ini membutuhkan root privileges, login sebagai root dengan menjalankan
perintah:
$ sudo su-
Lalu jalankan perintah genzaptelconf
c. Untuk memeriksa apakah zaptel sudah berhasil mendeteksi, periksa dengan
menjalankan perintah ztcfg-vvv
#genzaptelconf
# ztcfg-vvv
Setelah itu restart zaptel, dengan menjalankan perintah sebagai berikut:
# /etc/init.d/zaptelrestart
D. Trunk ZAP
Trunk ini dihubungkan ke jalur PSTN, untuk menghubungkannya diperlukan analog card
(TDM xxx) atau digital card ( TE xxx), di Briker konfigurasi trunk ini tidak terlalu rumit, setelah
melakukan konfigurasi zaptel lakukan konfigurasi di IPPBX Administration seperti di bawah.
Login ke dalam IPPBX Administration, pilih menu Trunks lalu pilih Add ZapTrunk.
Setelah itu akan muncul menu untuk konfigurasi trunk, isi Zap Identifier (trunk name) dengan
g0, yang artinya group 0. Keterangan nama group (contoh: group 0) dapat dilihat pada file
/etc/asterisk/zapata- channels.conf
E.Pin Sets
Pin Sets berfungsi sebagai system authentication, fitur ini berjalan ketika user melakukan
panggilan melalui trunk, maka user harus masukan password. Berikut adalah cara untuk
konfigurasi. Pilih Pin Sets dalam menu IPPBX Administration lalu Add Password Set.
Menu di bawah merupakan menu konfigurasi untuk PIN Sets.
Itu Tadi Adalah Materi BAB 1 Sekarang Kita Lanjut Ke BAB 2
BAB 2 :SIP (Session Initiation Protocol)
Pengertian SIP :merupakan protocol pensinyalan pada
layer aplikasi yang berfungsi untuk membangun, memodifikasi, dan mengakhiri suatu sesi
multimedia yang melibatkan satu user atau lebih. Sesi ini adalah pertukaran data antar user yang
meliputi suara,video,dan text.
SIP tidak menyediakan layanan secara langsung tapi menyediakan layanan yang dapat digunakan
oleh protokol aplikasi lainnya untuk memberikan layanan yang lebih lengkap bagi pengguna,
misalnya dengan RTP (Real Time Transport Protocol) untuk transfer data secara realtime,
dengan SDP (Session Description Protocol) untuk mendiskripsikan sesi multimedia , dengan
MEGACO (Media Gateway Control Protocol) untuk komunikasi dengan PSTN (Public Switch
Telephone Network). Dengan demikian, fungsi dan operasi dasar SIP tidak tergantung pada
protocol-protocol tersebut. SIP juga tidak tergantung pada protokol layer transport yang
digunakan
Pembangunan suatu komunikasi multimedia dengan SIP dilakukan melalui beberapa tahap :
1. User location : menentukan lokasi pengguna yang akan berkomunikasi.
2. User availability : menentukan tingkat keinginan pihak yang dipanggil untuk terlibat dalam
komunikasi.
3. User capability : menentukan media maupun parameter yang berhubungan dengan media
yang akan digunakan untuk komunikasi.
4. Session setup : “ringing”, pembentukan hubungan antara pihak pemanggil dan pihak yang
dipanggil.
5. Session management : meliputi transfer, modifikasi, dan pemutusan sesi.
Komunikasi dengan SIP
Komunikasi pada SIP dilakukan dengan mengirimkan message yang berbasis HTTP.
Setiap pengguna mempunyai alamat yang dinyatakan dengan
SIP-URI (Uniform Resource
Identification).
Contoh SIP URI : sip: dede@tkj.com
Selain itu, alamat juga dapat dituliskan dalam tel-URL yang kemudian dikonversikan
menja di SIP -URI dengan parameter‘user’ diisi ‘phone’.
Contoh : tel: +62-21-2567011 ekivalen dengan sip: +62-21-2567011@tkj.com ; user=phone.
Ada 6 tipe utama pesan permintaan seperti di bawah ini :
INVITE : mengindikasikan jika user atau layanan sedang diundang untuk bergabung
dengan sesi.
ACK : mengkonfirmasi jika client sudah menerima respon terakhir untuk permintaan
INVITE, dan hanya digunakan di permintaan REQUEST.
OPTION : digunakan untuk mempertanyakan server tentang kemampuannya
BYE : dikirim oleh client user agent untuk mengindikasikan server jika percakapan akan
segera dimatikan.
CANCEL : untuk membatalkan permintaan yang sedang menunggu keputusan
REGISTER : digunakan oleh client untuk mendaftarkan informasi kontak Respon pesan
berisi kode status dan informasi tentang kondisi permintaan.
Dan kode ini dibagi menjadi 6 macam :
1xx : Provisional, permintaan sudah diterima dan sedang diproses
2xx : Success, permintaan sudah diterima, dimengerti dan disetujui.
3xx : Redirection, butuh tindakan lebih lanjut untuk memproses permintaan
4xx : Client Error, permintaan salah syntax dan tidak bisa diidentifikasi jadi server tidak
bisa memprosesnya.
5xx : Server Error, server gagal untuk memproses permintaan.
6xx : Global Failure, permintaan sama sekali tidak bisa diproses di server manapun
Arsitektur SIP
Arsitektur dari SIP terdiri dari dua komponen yaitu user agent dan servers.
User agent
merupakan end point dari sistem dan memuat dua sub sistem yaitu user agent client (UAC) yang
membangkitkan request, dan user agent server (UAS) yang merespon request.
SIP server adalah kesatuan fungsi logic, dimana tidak perlu memisahkan alat secara fisik.
Fungsi dari empat server tersebut, yaitu :
Proxy Server : merupakan host jaringan yang berperan sebagai perantara yang bertujuan
untuk meminta request atas nama client yang lain. Proxy harus bertindak sebagai server dan
client, dia harus mengarahkan SIP request pada user agent server, dan mengarahkan SIP
respons pada user agent client . Proxy server juga berfungsi untuk melakukan routing,
memastikan request disampaikan pada yang berhak menerima, dan juga membuat kebijakan
seperti menyakinkan bahwa pemakai tertentu diijinkan untuk melakukan panggilan.
Redirect Server: merupakan kesatuan logika yang mengarahkan satu klien pada perangkat
pengganti dari Uniform Resorce indicators (URIs) untuk menyelesaikan tugas request.
Registrar Server : menerima dan memproses pesan pendaftaran yang mengijinkan lokasi
dari suatu endpoint dapat diketahui keberadaannya. Registrar Server ini kerjanya
berhubungan dengan Location Server.
Location Server : menyediakan service untuk database abstrak yang berfungsi
mentranslasikan alamat dengan kata / keterangan yang ada pada domain jaringan.
Protokol SIP didukung oleh beberapa protokol, diantara lain :
IETF Session Description Protokol (SDP), merupakan protokol yang mendeskripsikan
media dalam suatu komunikasi. Tujuan protokol SDP adalah untuk memberikan informasi
aliran media dalam satu sesi komunikasi agar penerima yang menerima informasi tersebut
dapat berkomunikasi.
IETF Session Annoucement Protocol (SAP), merupakan suatu protocol yang setiap periode
waktu tertentu mengumumkan parameter dari suatu sesi konferensi.
IETF Real-Time transport protocol (RTP), menyediakan transfer media secara real time.
Real-Time Control Protokol (RTCP), mengatur sesi secara periodik mentrasmit paket yang
berisi feedback atas kualitas dari distribusi data.
ITU_T Codec merupakan algoritma pengkodean yang direkomendasikan, seperti G.723.1,
G711, G.728, dan G.729 untuk audio, atau H.261 untuk video.
Aplikasi dan Kelebihan SIP
Aplikasi
Voice over Internet Protocol (VoIP)
Konferensi multimedia
Text - messaging
Event - notification -> voicemail notification, callback notification
Unified Messaging - > voicemail2email
Kelebihan SIP
General - purpose. SIP dapat diintegrasikan dengan protokol stadar IETF lainnya untuk
membuat suatu aplikasi yang berbasis SIP.
Arsitektur yang terdistribusi dan scalable . Proxy - server, Redirect - server, Registrar - server, dan Location - server.
Sederhana. Pengiriman message berbasis HTTP (text-based), bukan binary - based. Hal ini
menyebabkan SIP mudah diimplementasikan.
Mobility. Seorang pengguna dapat menerima message/call yang ditujukan kepadanya.
meskipun berpindah dari satu lokasike lokasi lainnya. Proxy - server akan meneruskan call
ke lokasi pengguna pada saat ini. Device yang digunakan dapat berupa PC, baik di rumah
maupun di kantor, wireless phone, IP - phone, ataupun telepon biasa.
Layanan dapat dibuat dengan Call Processing Language (CPL) dan Common Gateway
Interface ( CGI), antara lain : call waiting, call forwarding, call blocking (basic feature) call - forking (melakukan call kepada beberapa endpoint)
Instant - messaging
Find - me / follow-me
Tahapan Implementasi
Biasanya ada 3 tahapan implementasi SIP sebagai berikut :
Menghubungkan SIP Proxy ke existing PBX
Migrasi User dan terminal ke SIP Proxy
Migrasi koneksi ke PSTN dari existing PBX ke SIP
Tahap 1 :
Tahap pertama adalah menghubungkan SIP proxy dengan PBX system existing sebagai gateway
ke PSTN. Untuk menghubungkan dari IP Network ke PSTN, SIP proxy akan me-routing-kan
seluruh panggilan dari panggilan VoIP ke PSTN. Link koneksi bisa menggunakan PRI ISDN
maupun T1. Pertama yang harus dilakukan adalah setup SIP proxy (SIP call manager), setelah
set-up berjalan dengan baik, selanjutnya tinggal menghubungkan ke PBX existing dengan link
ISDN, E1 atau T1.
Tahap 2 :
Tahap selanjutnya adalah migrasi existing user dan services ke SIP. Migrasi semua handset ke
SIP baik menggunakan gateway maupun mengganti dengan handset yang native SIP. Pendekatan
dengan menggabungkan keduanya biasanya menjadi pilihan yang baik. Selanjutnya adalah setup SIP application server untuk mengakomodasi fitur-fitur yang dibutuhkan user seperti voice
mail, multi-party conferencing, IVR, fine me follow me dan masih banyak lagi fitur yang
disupport SIP.
Tahap 3 :
Tahap 3 adalah melakukan routing panggilan ke luar melalui koneksi internet.Banyak operator
memulai menjual SIP based dengan menawarkan layanan long distance dengan harga yang lebih
murah. Yang perlu diantisipasi adalah nature network internet yang unpredictable (seperti jitter
dan error rate) dan tentu saja security. Sebagai tahap awal SIP dapat digunakan sebagai alternatif
untuk melakukan panggilan ketika di luar kantor atau teleworkers.
Rangkuman
Pengertian SIP (Session Initiation Protocoll) adalah suatu signalling protokol pada layer
aplikasi yang berfungsi untuk membangun, memodifikasi, dan mengakhiri suatu
sesi multimedia yang melibatkan satu atau beberapa pengguna. Internet Protocol
(IP) Internet Protocol didesain untuk interkoneksi sistem komunikasi komputer pada
jaringan paket switched. Pada jaringan TCP/IP, sebuah komputer di identifikasi dengan
alamat IP.
Tiap-tiap komputer memiliki alamat IP yang unik, masing-masing berbeda
satu sama lainnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah kesalahan pada transfer data.
Terakhir, protokol data akses berhubungan langsung dengan media fisik. Secara umum
protokol ini bertugas untuk menangani pendeteksian kesalahan pada saat transfer data.
Untuk komunikasi datanya, Internet Protocol mengimplementasikan dua fungsi dasar
yaitu addressing dan fragmentasi. Salah satu hal penting dalam IP dalam pengiriman
informasi adalah metode pengalamatan pengirim dan penerima.
Sekian Dari Blog Saya Kali Ini
Kalau ada Kekurangan mohon Dimaafkan
Terima Kasih






Komentar
Posting Komentar